| Infomasi Bisnis | Video Tutorial | Tips Bisnis | Bedah Peluang Usaha |

edoms

Mengatasi Masalah Modal Usaha #1

modal usaha
PELAKU UKM. Kita sudah bertekad akan memulai suatu usaha. Ide bisnis telah ada, perencanaan sudah dibuat, studi kelayakan sudah dilakukan. Namun sayang, ketika menghitung antara keseluruhan modal (investasi dan modal kerja) dengan seluruh uang tunai yang dimiliki, ternyata masih kurang.

Salah satu kendala klasik yang sering dihadapi ketika memulai suatu usaha atau mengembangkan usaha adalah kurangnya modal atau dana yang dimiliki. Apa yang harus dilakukan? Bagaimana memperolehnya? Tidak ada salahnya Anda melakukan langkah-langkah berikut ini :

Pertama, cobalah untuk mengamati kembali kebutuhan dana investasi yang akan dilakukan. Periksa item demi item biaya investasi yang diperlukan. Haruskah Anda mengeluarkan uang untuk alat-alat, perlengkapan, ruang usaha, dan lain-lain? Jika Anda memiliki orangtua, sanak saudara, teman dekat, tetangga, tidak ada salahnya Anda meminjam dulu untuk kebutuhan investasi. Bicarakan dengan baik-baik, utarakan bahwa Anda membutuhkan barang-barang tersebut, tapi kekurangan modal.

Terakhir, tentunya minta tolong kepada mereka agar Anda dapat memanfaatkan barang yang Anda perlukan tersebut. Bila pendekatan Anda baik, Anda mungkin bisa dipinjami barang tersebut, dengan catatan mereka tidak terlalu memerlukan barang tersebut. Jika tidak boleh meminjam, mungkin Anda bisa menawarkan untuk kemungkinan membeli dengan harga murah, atau membayar dengan cara dicicil bila usaha Anda telah berjalan.

Demikian juga dengan ruang usaha, cobalah untuk menawar dengan membayar secara dicicil. Prinsipnya adalah, Anda jangan mengeluarkan sekaligus di awal.

Kedua, untuk modal kerja, Anda bisa memanfaatkan keleluasaan yang biasa diberikan oleh penjual saat Anda membeli bahan baku dan juga bahan penunjang. Binalah hubungan yang baik dengan mereka, sebelum memulai usaha maupun selama Anda menjalankan usaha. Bila mereka percaya, Anda bisa diberi keleluasaan dalam cara pembayaran. Ada yang memberikan tempo, pagi mengambil barang kemudian sore dibayar, atau pembayaran kredit selama 1 minggu, 1 bulan, bahkan 3 bulan.

Semua itu akan memperingan modal kerja yang Anda perlukan. Namun Anda tetap harus waspada, apa mereka memberikan harga yang wajar? Penjual umumnya memerikan potongan harga bila Anda membeli secra tunai dan atau membeli dalam jumlah yang banyak.

Ketiga, bila Anda memiliki pegawai, tawarkan kepada mereka dengan sistem bagi hasil. Bila modal kecil dan masih belum berjalan dengan lancar, gaji karyawan dengan sistem gaji tetap akan memberatkan Anda. Bila mereka tidak mau dengan sitem bagi hasil, tawarkan dengan pola kombinasi. Caranya, sebagian dengan gaji tetap minimal, ditambah dengan tambahan bonus jika mencapai target penjualan.


Semoga bermanfaat. Amin..



0 komentar:

Post a Comment