| Infomasi Bisnis | Video Tutorial | Tips Bisnis | Bedah Peluang Usaha |

edoms

Adsense

Mengapa Suatu Bisnis Bisa Gagal Dan Sebagian Lagi Sukses (Bagian 1)

Penyebab gagal bisnis

SERBA SERBI - Bisnis. Mungkin Anda pernah bertanya-tanya mengapa dari begitu banyak bisnis-bisnis baru yang bermunculan, ternyata begitu sedikit yang berhasil?

Memang suatu fakta yang menyedihkan bahwa hanya sekitar 50% dari para pelaku bisnis baru yang akhirnya mampu bertahan. Yang lebih buruk lagi adalah bahwa hanya sekitar sepertiga dari 50% itu yang bertahan hidup selama 10 tahun atau lebih. Namun begitulah kehidupan seorang pengusaha, tak pernah kenal ampun. Dan ini merupakan suatu tantangan yang konstan. Sebuah tantangan yang harus Anda hadapi, dan salah melangkah maka Anda akan keluar dari bisnis.



Umumnya suatu bisnis menemui kegagalan karena berbagai alasan, diantaranya:

  • Kurangnya perencanaan - Hal ini termasuk rencana jangka pendek dan jangka panjang. Rencana Anda harus bisa menentukan dimana posisi bisnis Anda berada dalam beberapa bulan ke depan sampai beberapa tahun ke depan. Tentukan target yang terukur dan juga hasil yang ingin Anda capai. Kegagalan dalam merencanakan bisnis akan berakibat buruk terhadap bisnis Anda.
  • Ketidakmampuan untuk belajar dari kegagalan - Kita semua tahu bahwa kegagalan sesuatu yang tidak diinginkan oleh siapapun, namun sangat jarang pelaku bisnis yang mampu belajar dari kegagalan yang dialaminya. Faktanya, bisnis yang mengalami kegagalan, umumnya gagal karena beberapa alasan. Seringkali pengusaha gagal menggali pelajaran dari kesalahan mereka. Belajar dari kegagalan memang sulit.
  • Kurang manajemen - Contoh dari kurangnya manajemen adalah ketidakmampuan untuk mendengarkan, pengelolaan hal-hal mikro atau kurangnya kepercayaan, bekerja tanpa standar atau sistem sebagai acuan utama, komunikasi yang buruk, dan kurangnya umpan balik.
  • Kurangnya modal - Hal ini dapat disebabkan karena ketidakmampuan untuk menarik investor. Kurangnya modal merupakan kondisi yang mengkhawatirkan bagi sebuah bisnis. Hal ini bisa berujung dengan ketidakmampuan untuk membayar tagihan-tagihan, pinjaman, dan komitmen keuangan lainnya.
  • Lokasi yang salah - Lokasi salah tentunya merupakan suatu kerugian yang cukup vital. Jika bisnis Anda bergantung pengunjung langsung, maka lokasi bisnis merupakan kebutuhan strategis. Lokasi yang salah akan menyebabkan tingginya biaya akuisisi pelanggan Anda.
  • Kurangnya keuntungan - Pendapatan tidaklah sama dengan profit. Sebagai pengusaha Anda harus lebih mengutamakan pada profitabilitas bisnis. Profitlah yang memungkinkan adanya pertumbuhan bisnis.
  • Manajemen persediaan barang yang tidak memadai - Terlalu sedikit persediaan yang Anda miliki tentunya akan merugikan penjualan Anda. Dan sebaliknya, terlalu banyak persediaan akan mengurangi profitabilitas Anda.
  • Kurangnya fokus - Tanpa fokus, bisnis Anda akan kehilangan keunggulan kompetitifnya. Memang tidak mungkin bagi pelaku bisnis pemula untuk memiliki strategi yang jitu. Apa yang membuat pebisnis pemula sukses adalah kemampuan mereka untuk fokus pada target bisnisnya, dan kurangnya fokus dapat mengarah ke ketidakmampuan untuk mengambil langkah penyesuaian yang diperlukan.
  • Penggunaan dana pribadi - Bisnis Anda bukanlah bank pribadi Anda.
  • Overexpansion - Sangat mudah bagi pelaku bisnis untuk membuat kesalahan ketika mereka mengembangkan bisnis mereka terlalu cepat. Banyak bisnis yang cepat berkembang kemudian berakhir bangkrut.
  • Faktor ekonomi makro - Pengusaha memang tidak dapat mengendalikan faktor ekonomi makro. Faktor ekonomi makro yang umum adalah: siklus bisnis, resesi, perang, bencana alam, utang pemerintah, dan inflasi.
  • Tidak memiliki rencana suksesi - Pemimpin masa depan harus bisa mengidentifikasi suksesi bisnisnya. Tanpa rencana suksesi yang efektif bisnis Anda tidak siap untuk mengisi kekosongan posisi karena adanya pensiun, keberangkatan tak terduga, atau kematian.
Semoga bermanfaat. Amin..
Tunggu ulasan lengkap selanjutnya...

Perencanaan Dan Prioritas - Kunci Sukses Bisnis Kecil

tips bisnis, trik usaha

TIPS BISNIS - Bisnis Kecil. Sebagai pemilik usaha kecil, Anda mungkin tidak selalu punya waktu untuk duduk dan membicarakan mengenai strategi bisnis, meskipun hal tersebut penting Anda lakukan. Dengan menempatkan fokus pikiran Anda pada apa yang ingin Ada capai, juga bagaimana cara Anda akan mencapainya, setiap goal pada bisnis Anda akan jauh lebih mudah untuk dicapai.

Meskipun perusahaan-perusahaan besar dan juga korporasi sudah terbiasa dengan adanya perencanaan tahunan atau bahkan triwulanan, sesi ini tidak secara eksklusif hanya untuk pemain besar. Perencanaan yang tepat dapat membantu pelaku usaha kecil mengatur alur bisnisnya menuju sukses, sementara prioritas-prioritas secara rinci dapat membantu Anda dan tim Anda untuk tetap berada pada trek.


Mulailah dari bagian akhir

Cara terbaik untuk mencapai kesuksesan adalah dengan memvisualisasikan apa arti sukses bagi Anda dan bisnis Anda. Apakah Anda ingin meningkatkan keuntungan agar dapat memberi semua karyawan Anda kenaikan gaji? Apakah Anda ingin memberikan tambahan di toko atau membuka cabang di lokasi lain? Mulailah perencanaan untuk masa depan dengan membayangkan apa yang Anda inginkan, dan mulai membntuk kerangka bisnis Anda dari sana.

Perencanaan efektif  Vs Perencanaan efisien

Sering kali, rencana-rencana yang telah Anda buat terputus di tengah jalan atau cenderung tidak produktif karena terlalu banyak fokus yang Anda masukkan dalam agenda bisnis Anda. Alih-alih membahas semua yang ada dalam agenda perencanaan, akan lebih baik jika Anda lebih mengalihkan fokus Anda pada efektivitas perencanaan yang Anda buat. Hal ini umumnya akan lebih efektif jika hanya membahas beberapa poin utama saja, sehingga seluruh tim dapat sepenuhnya memahami tugasnya masing-masing, daripada membanjiri anggota tim dengan terlalu banyak informasi. Konsisten pada agenda yang ada memang penting, tetapi memberi kesempatan bagi tim untuk berdiskusi, berdebat dan menghasilkan kesepakatan bersama tentu lebih penting dalam suatu proses perencanaan.

Libatkan semua

Menjalankan suatu bisnis memang bisa sangat rumit, itu sebabnya Anda merekrut karyawan. Seorang manajer dapat membantu Anda meringankan beban pekerjaan, namun mereka juga harus ikut terlibat dalam setiap perencanaan agar mereka dapat bekerja secara efektif. Setelah rencana disepakati dan diselesaikan, baru kemudian Anda komunikasikan rencana Anda ke tim manajemen Anda dan akhirnya kepada seluruh karyawan, dan pastikan semua orang sejalan dan berkomitmen untuk bergerak sesuai dengan program yang disepakati bersama. Tanpa mengambil langkah penting ini, rencana Anda hanya tinggal rencana. Melibatkan semua orang yang ada dalam lingkup bisnis adalah kunci yang akan membuat suatu rencana bisnis Anda pada akhirnya membuahkan hasil yang Anda inginkan.

Untuk mengoptimalkan suatu sukses, Anda memang dituntut untuk selalu bekerja ekstra dan senantiasa menjelaskan kepada tim Anda, bahwa yang terpenting dalam mencapai sukses itu tidak hanya pada apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan bisnis, tetapi juga mengapa semua itu perlu dilakukan. Karyawan akan jauh lebih termotivasi ketika mereka memiliki sebuah alasan atas kegiatan sehari-hari mereka dan juga pemahaman mendalam mengenai apa yang ingin mereka capai bersama. Pastikan untuk tetap benar-benar transparan mengenai rencana Anda dan bagaimana setiap orang juga ikut berkontribusi dalam pencapaian itu.

First thing first

Setelah rencana bisnis Anda sudah tertanam pada setiap anggota tim, tiba waktunya bagi Anda untuk mengambil tindakan. Dan inilah bagian yang tersulit. Memilih suatu prioritas secara tepat hampir sama artinya dengan perbedaan antara perusahaan yang tidak pernah bergerak maju dengan perusahaan yang selalu ingin memenuhi dan melebihi ambisi dan tujuan mereka.

Mulailah dengan menyusun prioritas individu-individu yang menggerakkan rencana Anda ke depan. Anda sebagai pemilik bisnis, manajemen dan seluruh karyawan Anda harus datang untuk bekerja setiap hari dengan daftar prioritas mereka yang secara berkesinambungan mendorong jalannya keseluruhan bisnis menuju sukses. Kadang-kadang justru dengan melihat gambaran besar dapat membuat semuanya nampak kabur. Itulah mengapa fokus pada skala yang lebih kecil dapat membawa Anda lebih dekat dalam mencapai keberhasilan.

Menjalankan bisnis memang sulit, dan menyusun rencana tahunan atau kuartalan mungkin akan memakan waktu, bahkan melelahkan. Rencana bisnis bagi perusahaan memang sangat penting untuk menjaga stabilitas perusahaan, dan juga penting bagi perusahaan untuk mencari dan mencapai pertumbuhan serta keberhasilan.

Semoga bermanfaat. Amin

Ini Dia Langkah Praktis Membangun Bisnis Untuk Anda

tips bisnis

TIPS BISNIS - Membangun Bisnis. Meskipun sekarang ini sudah cukup banyak kita temukan berbagai lembaga akademis yang menawarkan kelas-kelas kewirausahaan, seperti cara bisnis online, cara bisnis pakaian, atau cara membangun bisnis rumana, namun tetap saja ada beberapa hal mengenai kewirausahaan yang tidak dapat dipelajari di kelas manapun. Ada beberapa prinsip dasar yang bisa Anda gunakan, tapi masalahnya adalah bahwa dunia kewirausahaan ini sangat dinamis dan berubah begitu cepat sehingga tidak bisa diikuti secara akademik.


Para pengusaha sukses umumnya merupakan orang-orang yang selalu penuh semangat untuk selalu belajar, dan melihat perubahan pasar yang cepat bukan sebagai masalah, tapi lebih sebagai kesempatan bagi mereka untuk menjadi yang terdepan.

Dari sudut pandang praktis, ada banyak cara untuk belajar tentang perubahan bisnis, dan peluang-peluang yang mungkin bermunculan setiap saat. Berikut adalah enam langkah yang dapat dimanfaatkan oleh setiap pengusaha untuk terus bisa membangun bisnisnya:

1. Berkomunikasi dengan rekan-rekan yang telah lebih dulu berbisnis.

Istilah umum untuk ini adalah "jaringan", dan itu artinya selain berbicara, Anda juga harus belajar untuk mendengarkan, karena umumnya banyak pelaku bisnis yang selalu ingin berbicara tentang ide-ide terbaru mereka, namun mereka gagal untuk mendengarkan. Anda tidak akan belajar apa-apa dengan hanya berbicara. Pengusaha sukses suka berbagi. Bicaralah, tapi jangan lupa untuk mendengar.

2. Lakukan riset dari kisah-kisah sukses saat ini.

Saat ini internet adalah sumber informasi yang jauh lebih baik dari perpustakaan atau universitas manapun, karena internet sangat mungkin untuk mengikuti berbagai perubahan secara up to date secara menarik. Luangkan waktu Anda setiap hari untuk menyimak blog favorit Anda dan juga mereka yang menjadi influence Anda, Lanjutkan dengan aktifitas tesebut dengan jejaring sosial untuk memperluas kontak offline pribadi Anda.

3. Cari mentor bisnis, yang juga sekaligus teman.

Seorang mentor adalah seseorang yang akan memberitahu mengenai apa yang Anda perlu dengar, sementara teman akan memberitahu mengenai apa yang ingin Anda dengar. Sebenarnya, Anda memang perlu keduanya, namun Anda juga harus biasa membedakan mana yang perlu Anda dengar dengan apa yang ingin Anda dengar. Banyak pengusaha mendapat keuntungan dari berbagi dan berdiskusi mengenai ide-ide mereka dengan orang lain.

4. Jangan berhenti mencari peluang.

Fokus pada peluang yang sesuai dengan kebutuhan Anda saat ini, karena Anda tidak pernah tahu terlalu jauh ke depan.

5. Menjadi relawan untuk membantu organisasi yang berkaitan dengan minat Anda.

Tidak ada cara yang lebih baik untuk memperluas perspektif Anda sekaligus memahami realitas bisnis dibanding dengan bekerja di lingkungan di mana di situ banyak ditemukan motivasi yang positif. Anda bisa mendapatkan banyak pengalaman juga pembelajaran tanpa adanya komitmen jangka panjang dan biaya yang besar.

6. Mulailah bisnis kecil Anda sendiri.

Hampir setiap pelaku bisnis memulai bisnisnya modal seadanya alias biaya rendah, alat pembuatan website gratis dan biaya-biaya rendah lainnya. Sebagai pelaku bisnis pemula yang baru memulai bisnis, Anda memang perlu untuk memperkecil resiko-resiko sebelum Anda pertaruhkan semuanya untuk mimpi besar Anda.

Memulai bisnis baru dan inovatif bukan proses yang terstruktur. Jika Anda adalah salah satu dari orang-orang yang gemar untuk belajar, hingga terkadang Anda rela menghabiskan beberapa minggu setiap tahun untuk mengikuti kelas-kelas tertentu untuk mengejar ketinggalan, mungkin dunia bisnis bukanlah dunia yang cocok untuk Anda.

Ada baiknya Anda memeriksa kembali motivasi Anda untuk menjadi seorang pengusaha. Jika Anda melihatnya sebagai jalan untuk mendapatkan uang dengan mudah atau sebagai pelarian dari tekanan pekerjaan atau keluarga, mungkin sudah saatnya untuk mengakui apapun itu, tidak ada hal datang dengan mudah jika hati Anda tidak ada di dalamnya.

"There is no substitute for doing what you love, and loving what you do." Setelah Anda belajar untuk mencintai belajar, Anda juga bisa menjadi pengusaha sukses.

Semoga bermanfaat. Amin..

Tingkatkan Penjualan Dengan Media Sosial

manfaat media sosial bisnis

SERBA SERBI - Media Sosial. Dulu, kita masih bisa menemukan ada tenaga penjualan yang menjual komputer secara door-to-door. Kondisi sekarang ini telah berbalik. Orang-orang kini justru menggunakan komputer untuk melakukan penjualan. Ada jutaan pelaku bisnis dan organisasi di seluruh dunia kini menjadi bagian dari Facebook. Banyak perusahaan juga memiliki akun Twitter. Dalam dunia usaha, akun-akun media sosial ini biasanya diikuti atau disukai oleh pelanggan dan karyawan mereka. Perusahaan dengan basis pelanggan yang besar dan ribuan karyawan mungkin memiliki jumlah "like" atau "follower" yang mengesankan, tapi umumnya, posting atau tweet yang mereka kirimkan terlalu stagnan, dan tidak terasa adanya interaksi nyata.

Salah satu tujuan utama dari banyak perusahaan untuk berbagi di berbagai media sosial adalah untuk memperluas jangkauan mereka pada semua lapisan masyarakat sebagai target bisnis. Saat ini, sebagian besar perusahaan hanya menggunakan akun media sosial mereka lebih sebagai alat layanan pelanggan daripada alat penjualan. Penjelasan untuk ini cukup sederhana. Media sosial pada intinya merupakan hubungan pada tingkat interpersonal. Menurut definisi, seseorang tidak dapat memiliki hubungan dengan akun media sosial perusahaan. Namun, pada tingkat korporat, posting dan tweet dikirim untuk berinteraksi langsung dengan kebutuhan tiap individu, sehingga media sosial kemudian berubah menjadi metode penjualan yang efektif.

Selain itu, banyak platform media sosial telah berevolusi selama beberapa tahun belakangan ini dan posting tidak lagi hanya tertarget pada kelompok mayarakat tertentu saja. Meskipun tidak sedikit perusahaan yang mungkin memiliki ribuan follower di akun media sosial mereka, namun hanya sebagian kecil dari followers tersebut yang benar-benar melihat posting mereka. Karena adanya pergeseran dinamis dan semakin banyaknya layanan posting berbayar, interaksi personal melalui media sosial menjadi lebih penting bagi perusahaan daripada sebelumnya. Terutama pada perusahaan yang memiliki keterbatasan budget iklan untuk berinvestasi pada media sosial.

Akun media sosial untuk sebuah bisnis memang tidak boleh diabaikan, tapi sekarang saatnya bagi para eksekutif di perusahaan-perusahaan untuk melakukan perubahan dan menciptakan hal-hal baru, pendekatan yang lebih efektif dalam penggunaan media sosial. Peran akun media sosial suatu perusahaan harus tetap bisa mengikuti perubahan zaman. Penggunaan Facebook atau Twitter dapat menjadi brand image dari perusahaan tersebut, namun tidak lagi digunakan untuk mendorong penjualan produk atau jasa baru. Sebuah akun perusahaan yang difungsikan untuk melakukan penjualan harus didorong dengan melakukan iklan untuk mencapai cukup pelanggan untuk membuat setiap posting menjadi alat penjualan yang efektif.

Di sisi lain, Anda bisa mendorong fungsi media sosial ke tingkat karyawan. Langkah ini dapat membuka interaksi personal antar karyawan dengan tempat mereka bekerja, sehngga mereka dapat merasakan kehadiran mereka diakui oleh perusahaannya. Para karyawan yang menjadi garda terdepan perusahaan inilah yang berhadapan langsung dengan pelanggan, dan karyawan yang memiliki ikatan dengan perusahaan adalah inti dari bisnis. Kepercayaan ini secara otomatis akan membuat karyawan dengan senang hati membangun interaksi positif dengan pelanggan mereka di media sosial dan.

Dalam strategi media sosial di tingkat karyawan, perusahaan dapat menjangkau pelanggan melalui saluran yang lebih efektif sekaligus dapat menjangkau lebih banyak pelanggan potensial dalam memlakukan promo produk dan layanan mereka pada waktu yang sama. Karyawan harus diberdayakan untuk ikut serta melakukan branding dan mengirim posting-posting positif mengenai perusahaan tempat mereka bekerja pada akun media sosial mereka. Posting yang kirim harus relevan, tidak memaksa, dapat dipercaya, dan memecahkan masalah pelanggan. Jika metode ini digunakan, bisnis Anda akan dapat menyentuh lebih banyak orang melalui media sosial, sekaligus akan memberikan pengalaman sukses yang lebih besar dalam menciptakan peluang penjualan.

Secara keseluruhan, perusahaan perlu menyesuaikan penjualan dan teknik pemasaran mereka agar bisa selaraskan dengan kondisi konsumen modern. Dengan membuat beberapa penyesuaian kegiatan promo saat ini dan memanfaatkan secara maksimal penggunaan akun media sosial perusahaan dapat secara signifikan meningkatkan penjualan perusahaan.

Semoga bermanfaat. Amin...