| Infomasi Bisnis | Video Tutorial | Tips Bisnis | Bedah Peluang Usaha |

edoms

Adsense

Afiliasi - Marketing Bebas dan Cerdas

Program Afiliasi
PROGRAM AFILIASI ATAU AFFILIATE PROGRAM. Untuk sebagian Anda yang cukup sering berada di dunia internet mungkin sudah tidak asing dengan istilah afiliasi. Sebuah metode pemasaran yang memungkinkan bagi siapa saja untuk ikut berperan menjadi tenaga pemasar sebuah produk tertentu dengan perjanjian komisi yang sudah ditetapkan oleh pemilik produk.

Secara garis besar program afiliasi ini tidak jauh dari penjualan melalui reseller. Perbedaannya adalah pada proses penjualannya. Pada sistem reseller, umumnya para reseller membeli kepada produsen dengan harga discount, kemudian dijual kembali dengan harga jual akhir yang ditentukan oleh reseller. Ada sebuah proses jual beli terlebih dahulu antara produsen dengan pihak reseller. Namun pada program afiliasi, produsen dan afiliasinya tidak perlu bertransaksi jual beli. Dan lagi, proses jual-belinya pun hanya berupa link URL produk yang berada di website afiliator.

Dengan memberikan link referral langsung kepada penjual dan akhirnya terjadi jual-beli, ini bisa menjadi sebuah bisnis tersendiri bagi Anda yang mungkin sehari-hari berkutat di depan komputer dan berselancar di dunia maya, karena bisnis afiliasi ini tidak membutuhkan banyak waktu dan cenderung bisa dilakukan dimana saja, kapan saja, asal ada jaringan internet dan gadget Anda juga mendukung untuk bisa mengakses internet.

Seperti yang telah kami singgung dalam sebuah artikel yang kami posting beberapa hari lalu mengenai bagaimana caranya MEMONETISASI WEBSITE, diantara salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan cara afiliasi. Cara ini bisa dibilang merupakan cara yang cukup mudah karena tidak membutuhkan syarat yang rumit untuk melakukannya. Anda cukup mendatangi situs resmi sebuah produk yang ingin Anda jadikan afiliasi, isi registrasi, dan Anda sudah berafiliasi. Tinggal Anda masukkan link referral dengan ID afiliasi Anda di website Anda. Jika ada pengunjung yang merujuk pada link tersebut dan memutuskan untuk membeli, maka Anda akan mendapatkan komisi dari penjualan tersebut. Besaran komisi tergantung kebijakan yang sudah ditetapkan perusahaan yang Anda afiliasikan. Biasanya berkisar antara 4%-5%, dan komisi itu akan di transfer ke rekening Anda setelah mencapai ambang batas pencairan komisi.

Sebagai contoh sederhananya, di samping kanan halaman ini (saat ini yang terpampang adalah konten pencarian pemesanan kamar hotel) adalah salah satu afiliasi kami yang bergerak di bidang perhotelan. Di dalamnya ada beberapa isian yang harus diisi bagi orang-orang yang tertarik untuk memesan kamar hotel. Artinya, jka seseorang memesan kamar hotel melalui link yang ada di halaman ini, kami akan menerima komisi dari pihak hotel yang berafiliasi dengan kami. Sesederhana itu.

Caranya

Untuk bisa menampilkan iklan afiliasi tentunya Anda harus mendaftar dulu ke situs yang Anda inginkan jika memang Anda merujuk pada suatu produk tertentu. Atau ada juga beberapa situs yang sudah menyediakan berbagai produk dari beberapa produsen dalam satu situs afiliasi.

Setelah Anda mendaftar--dan pastikan juga pendaftarannya GRATIS, karena program afiliasi memang seharusnya gratis--Anda akan mendapatkan ID afiliasi dari situs tersebut. ID itu adalah sebuah link unik yang bisa Anda gunakan sebagai referral link pada website Anda ke website afiliasi Anda. Setiap transaksi yang terjadi dari link referral Anda itu akan tercatat dalam data transaksi pusat website afiliasi Anda dan akan menyisihkan beberapa persen komisi Anda dari transaksi tersebut.

Bentuk

Ada beberapa bentuk dalam metode afiliasi yang bisa Anda gunakan untuk bisa menampilkan link afiliasi jika Anda tertarik untuk menambahkan link afiliasi supaya bisa mendatangkan uang bagi website ataupun blog Anda.

Pertama adalah banner, atau yang sering disebut dengan banner ads. Cara ini yang kami pakai untuk menampilkan iklan pencarian kamar di samping kanan halaman ini. Kelebihan iklan banner ini adalah dari segi visual akan lebih menarik perhatian pengunjung website ataupun blog Anda. Namun Anda juga harus jeli dalam memilih komposisi warna iklan banner yang Anda gunakan. Usahakan komposisi warnanya tidak kntras dengan latar belakang website/blog Anda. Sekarang ini orang-orang sudah sebegitu terbiasa dengan adaya iklan di internet. Maka jangan tampilkan iklan banner afiliasi Anda yang nampak seperti iklan, meskipun memang itu adalah iklan.

Kedua adalah deep link. Cara ini terbukti lebih efektif ketimbang Anda memasang banner pada website Anda, karena cara ini merupakan sebuah pemasaran yang bersifat stealth/anti radar. Bentuk penyampaiannya tidak seperti iklan banner yang secara terang-terangan menawarkan suatu produk/jasa, namun lebih mirip sebuah bahasa referensi, dan Anda sebagai orang yang memberi referensi tersebut dengan gaya bahasa Anda sendiri.

Contohnya : Anda seorang pemilik blog dengan niche bertema pendidikan anak. Pada salah satu artikel, Anda mengangkat tema mengenai mainan edukasi..
"...juga bisa diaplikasikan dalam bentuk permainan edukasi, karena dengan begitu Anda bisa bermain sekaligus mengajarkan sesuatu juga melatih kemampuan motorik buah hati Anda..."
Bentuknya mungkin hanya berupa sebuah paragraf artikel, namun pada bagian "permainan edukasi" Anda menyelipkan sebuah link afiliasi yang sudah berisi ID afiliasi Anda ke sebuah toko permainan edukasi yang sudah berafiliasi dengan Anda. Cukup mudah bukan?

Kelebihan

Affiliate program atau program afiliasi memberi kebebasan bagi Anda untuk mengiklankan sebuah produk di bagian manapun pada website atau blog Anda dan Anda juga bisa melakukannya sebanyak mungkin. Kemungkinan untuk mendapatkan closing pembelian lebih besar, karena Anda Anda sebagai afiliator tentunya lebih mengenal siapa saja yang datang mengunjungi website/blog Anda, sehingga Anda bisa menyematkan link afiliasi di bagian-bagian tertentu pada suatu halaman ataupun pada bagian artikel Anda.

Kekurangan

Sebagian besar orang saat ini tengah gandrung dengan fenomena mendapatkan uang dari blog mereka. Memang benar bahwa blog sekarang ini memang bisa mendatangkan uang bagi pemiliknya, namun banyak orang yang lalu berlomba-lomba membuat blog dengan beberapa artikel yang menurut mereka menarik--bagi mereka sendiri--lalu membanjiri blog mereka dengan berbagai iklan, dengan harapan iklan-iklan tersebut akan mendatangkan uang bagi mereka.

Anda tentu pernah menemukan sebuah blog yang berisi artikel yang Anda cari dan Anda secara kebetulan menemukan blog itu dari Google. Blog yang beisi banyak sekali iklan di mana-mana, banner-banner gemerlap di sana-sini, bahkan ada yang samai menutupi bagian artikel yang ingin Anda cari dan ingin Anda baca. Apa yang Anda lakukan? Ada 2 kemungkinan. Pertama Anda langsung klik "close tab". Dan kemungkinan kedua, Anda baca dulu artikelnya, lalu "close tab". Apa Anda tertarik untuk merujuk pada salah satu iklan yang ditampilkan? Kami rasa tidak.. Terlebih lagi, blog semacam itu seringkali menampilkan iklan-iklan yang sama sekali tidak memiliki relevansi dengan isi artikel yang mereka muat.

Iklan afiliasi memang sangat mudah. Namun justru karena kemudahan ini yang menjadi kekurangannya. Orang-orang jadi sedemikian bernafsu menampilkan iklan-iklan dengan penempatan yang tidak tepat. Hal ini tentu saja sebuah upaya yang--besar kemungkinan--membuang waktu Anda. Pilihlah sebuah cara yang cocok untuk website/blog Anda, karena bombardir iklan hanya akan menjatuhkan kredibilitas website/blog Anda sendiri. Pilih desain banner yang bersinergi dengan tampilan halaman website/blog. Usahakan berupa "still banner", atau banner yang hanya berupa tulisan atau gambar sederhana. Hindari banner yang berkilauan. Kami jamin banner berkilauan itu hanya akan mempercepat orang-orang untuk menekan "close tab". Jika Anda memilih cara deep link, usahakan jangan terlalu membombardir isi konten artikel Anda. Ingat, Anda hanya mempromosikan link, dan bukan berjualan link. Beri perhatian lebih kepada penyuguhan isi konten artikel yang berguna, memberi manfaat serta menarik. Orang-orang akan benar-benar menikmati berselancar pada website/blog Anda.

Yang Terlewatkan

Katakanlah seseorang mengunjungi website/blog Anda dan tertarik dengan iklan afiliasi Anda. Apa lalu akan terjadi transaksi jual-beli? Jawabannya bisa ya, bisa juga tidak. Ini yang harus Anda perhatikan. Pada sebuah proses transaksi, seseorang tidak selalu berada pada situasi yang memungkinkan untuk melakukan transaksi saat itu juga, atau juga tidak selalu mempunyai keputusan individual di mana keputusannya untuk bertransaksi harus melibatkan orang lain. Bisa saja orang itu sudah mengunjungi link yang Anda referral tadi dan tertarik untuk membeli, namun belum bisa membeli karena belum gajihan, sehingga harus menunggu tanggal gajihan yang katakanlah masih 2 minggu kedepan. Atau mungkin orang tersebut harus membicarakan dahulu dengan pasangannya, dan pasangannya sekarang sedang berada di luar kota, jadi harus menunggu hingga pasangannya tersebut pulang. Intinya adalah sebuah proses hingga terjadinya transaksi jual-beli ini membutuhkan waktu. Pertanyaannya adalah, apakah link Anda akan masih berpengaruh dalam perhitungan komisi jika transaksi tersebut akhirnya terjadi katakanlah 3 minggu kemudian sejak orang tersebut mengunjungi situs belanja yang Anda afiliasikan tersebut?

Hal itu tergantung dari berapa lama setting masa berlaku cookies dari link afiliasi Anda. Ini yang harus Anda perhatikan. Semakin lama masa berlaku cookies afiliasi Anda akan lebih baik lagi. Pengaruhnya adalah jika terjadi kasus penundaan proses transaksi seperti ilustrasi di atas, maka komisi Anda tidak akan hilang. Jika masa berlaku cookies katakanlah selama 1 bulan dan orang tadi memutuskan untuk membeli 3 minggu kemudian dengan menggunakan link yang sama, Anda akan tetap memperoleh komisi penjualan. Dan kabar baiknya adalah Anda akan mendapatkan komisi jika orang itu memutuskan untuk membeli barang lain di situs tersebut, berapapun jumlahnya, asalkan orang itu tidak menghapus cookies di komputernya.

Setelah mengetahui kelebihan dan kendalanya, mudah-mudahan Anda bisa mempunyai gambaran mengenai bagaimana mengafiliasi website/blog Anda dan lebih selektif menawarkan diri sebagai afiliator sebuah produk. Sebab jika Anda kurang jeli, maka website/blog Anda hanya akan menjadi sebuah fasilitas iklan gratis yang tidak akan menghasilkan uang bagi Anda.

Berikut ini beberapa situs afiliasi yang menurut kami mempunya produk serta nominal komisi cukup lumayan, juga mempunyai kredibilitas yang cukup diakui di Indonesia. Tentu saja jika Anda mempunyai website/blog berbahasa Inggris Anda bisa saja langsung berafiliasi dengan situs afiliasi kelas dunia seperti Amazon.com atau Clickbank, dll yang bisa memberikan lebih banyak produk afiliasi serta pembayaran dalam bentuk dolar. Namun jika website Anda masih berbasis bahasa Indonesia, afiliasi berikut mungkin lebih menjanjikan.
Portal afiliasi ini menyajikan berbagai barang kebutuhan seperti buku, alat rumah tangga, elektronik, jasa, dll. Anda bisa memilih salah satu dari sekian ribu produk untuk Anda afiliasikan pada website/blog Anda.
Situs ini memberikan tips-tips bagi yang sedang menginginkan kehadiran sosok momongan dalam keluarga lewat buku yang dijual oleh Dr.Rosdiana Ramli.

Masih banyak situs-situs lainnya yang bisa Anda cari sendiri. Hati-hati saja dalam memilih dengan siapa Anda berafiliasi.

Rekomendasi buku yang berkaitan dengan artikel ini :


Ebook afiliasi paling lengkap

Kitab Bisnis Afiliasi

Seorang afiliater yang terjun ke dunia afiliasi tanpa dasar ilmu yang jelas mengenai bisnis online, hasilnya hanya kecewa dan membuang waktu, karena tidak bisa menjual produk sesuai harapan. Dengan membaca ebok ini Anda akan merasakan perbedaannya dalam waktu yang tidak lama.
Senjata Lengkap Bisnis Online
Senjata lengkap berbisnis online. Kami rasa ini sebuah buku yang sangat lengkap bagi Anda yang masih belajar berbisnis secra online, atau bagi yang ingin mengembangkan bisnis online yang sudah berjalan. Kami banyak mengambil bahan artikel ini dari buku yang satu ini. Sangat bermanfaat !!!

0 komentar:

Post a Comment