| Infomasi Bisnis | Video Tutorial | Tips Bisnis | Bedah Peluang Usaha |

edoms

Adsense

5 Syarat Sukses Bekerja di Rumah

tips bisnis, bisnis rumahan

PELAKU UKM - Bekerja di Rumah. Banyak bisnis yang sukses dimulai sebagai bisnis rumahan. Bekerja dari rumah untuk pertama kalinya bisa sangat menguntungkan sekaligus menarik, juga menantang. Lalu, apakah Anda memiliki apa-apa yang diperlukan untuk bisa bekerja dari rumah? Berikut ini 5 syarat utama yang harus Anda penuhi :

1. Disiplin

Hal ini sangat jelas, tetapi sebagan besar orang lebih cepat kehilangan disiplin saat bekerja dari rumah. Tanpa ada atasan yang mengawasi Anda, tidak ada jadwal tetap yang membebani Anda ataupun syarat-syarat tertentu kontrol yang harus dipenuhi jika bekerja di lingkungan kantor, ANDA sendiri yang harus mengatur dan membangun struktur kerja Anda sendiri. Menentukan jam kerja, menyediakan ruang kerja, dan menyiapkan kinerja Anda serta bertanggung jawab pada tenggat waktu dan jadwal yang sudah Anda buat. Jika Anda tidak melakukannya, maka Anda sama sekali tidak efektif dalam mengerjakan pekerjaan Anda.

2. Fokus

Mari kita jujur pada diri kita sendiri, ketika sedang bekerja di rumah tidak jarang Anda akan mendapat banyak gangguan. Internet, TV, telepon, video game, keluarga, pekerjaan rumah tangga, dan banyak lagi, dan semua itu saling bersaing untuk mendapatkan perhatian Anda. Tapi, Anda harus menciptakan lingkungan serta pola pikir di mana waktu kerja adalah WAKTU KERJA. Jika Anda membiarkan diri Anda teralihkan oleh pekerjaan harian rumah tangga lainnya pada jam kerja Anda, kurangnya fokus tentunya akan merugikan pekerjaan Anda. Tidak apa-apa untuk memiliki waktu istirahat, tapi Anda harus konsisten pada jadwal yang Anda buat, dan tidak membiarkan sebagian besar hari kerja Anda teralihkan pada hal-hal lain.

3. Akuntabilitas

Tidak peduli apakah Anda melaporkan hasil pekerjaan Anda pada diri sendiri, atau ke perusahaan tempat Anda bekerja, Anda harus memiliki tanggung jawab. Ini berarti laporan atau spreadsheet mengenai bagaimana Anda menghabiskan waktu Anda, berkomunikasi rutin dengan bos, rekan kerja, dan / atau klien menunjukkan bahwa Anda menghabiskan waktu Anda secara bijak dan efektif. Jika Anda gagalan untuk melakukannya, maka tidak hanya akan menimbulkan masalah dengan orang-orang yang bekerjasama dengan Anda, tapi juga akan membuat orang-orang cenderung meremehkan hasil kerja Anda. Jaga tanggung jawab serta akuntabilitas Anda. Selalu.



4. Perencanaan

Seringkali ketika orang berencana untuk bekerja di rumah, mereka tidak benar-benar memiliki suatu rencana yang jelas dan pasti untuk melakukannya. Biasanya mereka ini berasumsi bahwa semuanya akan mudah dilakukan. Tidak ada keterikatan, tidak ada bos yang selalu mengawasi dan kenyamanan rumah akan membuat semua seakan sangat mudah. Namun kenyataannya tidaklah seperti yang dibayangkan.

Anda harus bisa mengatur sendiri jam kerja Anda, menyediakan tempat kerja yang akan Anda gunakan dalam menyelesaikan pekerjaan Anda, dan Anda juga harus membuat suatu perencanaan mengenai bagaimana Anda akan memanfaatkan, mengelola dan membuat laporan kerja Anda. Anda bisa memulainya dengan menulis semua struktur rencana kerja Anda, sekaligus menetapkan suatu komitmen pada diri sendiri untuk menjalankan semuanya secara struktural. Hal ini merupakan cara yang bagus untuk memastikan bahwa Anda berada pada jalur yang benar. Jelas, salah satu aspek yang menarik dari bekerja di rumah atau untuk diri sendiri adalah fleksibilitas, dan bila perlu, boleh-boleh saja Anda mengambil cuti untuk keluarga dan hal-hal pribadi lainnya.

5. Dukungan

Ketika Anda berencana untuk mulai bekerja dari rumah, maka sangat penting bagi Anda untuk mendapatkan dukungan dari teman, keluarga, atau orang lain yang sering berinteraksi dengan Anda. Hal ini bahkan lebih penting lagi jika Anda sudah berkeluarga atau bahkan sudah memiliki buah hati. Anda harus berkomunikasi secara intens dengan orang-orang yang terdekat dengan Anda mengenai ekspektasi Anda, batasan-batasan pada diri Anda, dan mengapa dukungan dari mereka ini sangat penting untuk memastikan keberhasilan Anda. Anda perlu keluarga Anda untuk mendukung Anda. Menciptakan suatu harapan yang tepat akan memungkinkan Anda untuk sukses bekerja di rumah, dan juga memiliki hubungan yang kuat serta struktur dukungan yang solid dari orang-orang terdekat Anda.

Semoga bermanfaat. Amin

Melatih Entrepreneurship (Kewirausahaan) Pada Anak

melatih bisnis anak
PELAKU UKM - Entrepreneur. Apakah Anda memiliki buah hati? Apakah Anda berkeinginan anak-anak Anda kelak bisa memulai bisnis mereka sendiri satu hari nanti atau mungkin bahkan mampu mengubah dunia dengan inovasi yang bisa mengubah kehidupan orang banyak?

Sebuah jajak pendapat yang dilakukan oleh Gallup baru-baru ini menemukan bahwa lebih dari 40% anak usia SD-SMP mempunyai keinginan untuk menjadi pengusaha (43%) atau menciptakan sesuatu yang dapat mengubah dunia (42%). 

Ada beberapa indikasi yang cukup menggembirakan yang menunjukkan bahwa kemungkinan cita-cita mereka ini lebih mungkin untuk menjadi kenyataan daripada beberapa tahun lalu. Sekarang ini, hampir 6 dari 10 siswa yang disurvei mengatakan bahwa sekolah mereka memberi dukungan serta memberikan fasilitas pada mereka untuk mengambil kelas-kelas yang mendukung upaya untuk memulai dan menjalankan bisnis di masa yang akan datang. Meski belum semua sekolah, namun ini tetap merupakan suatu indikasi positif.

Tapi kondisi tersebut ternyata juga sulit. Kesulitan tersebut justru datang dari kondisi lingkungan sehari-hari anak-anak tersebut. Pengalaman pada kehidupan sehari-hari anak-anak sekarang ini justru yang sangat berpotensi menghambat cita-cita mereka. Hanya 22% anak-anak yang memiliki pengalaman aktual dalam dunia bisnis atau kewirausahaan.



Memiliki pengalaman dalam dunia bisnis dan kewirausahaan merupakan faktor penentu apakah seseorang kemudian akan mulai bisnisnya sendiri kelak. Karenanya, hampir sebagian besar perusahaan biasanya dikelola oleh sebuah keluarga, karena mereka saling menularkan pengalaman dalam berbisnis. Teori ini juga lahir dari temuan yang didapat dari studi yang dilakukan pada orang-orang yang orangtuanya memiliki bisnis ternyata lebih cenderung ingin menjadi pengusaha.

Lalu apa kaitannya semua itu dengan Anda? Jika kita ingin menghasilkan pengusaha-pengusaha generasi berikutnya, apakah itu putra atau putri Anda, keponakan atau mungkin cucu-cucu Anda, kita harus berani mengambil tanggung jawab untuk membantu mereka belajar tentang bisnis. Dengan mempekerjakan orang muda yang ingin memulai bisnis suatu hari nanti tentu akan memberikan keuntungan bagi Anda berdua. Anda mendapatkan karyawan yang penasaran dan termotivasi untuk belajar, di mana Anda bisa menjelaskan sudut pandang Anda dan mengapa Anda melakukan hal-hal yang Anda lakukan dalam membangun dan mengembangkan bisnis Anda. Mereka mendapatkan pengalaman langsung dan juga kesempatan untuk membuat sebuah perbedaan dalam bisnis di usia muda.

Apakah Anda mengenali sosok muda ingin memulai bisnis seperti itu? Perhatikan apakah mereka tertarik untuk belajar dari diri Anda. Apakah Anda ingin mempekerjakannya? Carilah karyawan atau tenaga magang dari kalangan anak-anak sekolah atau perguruan tinggi untuk mengambil keuntungan dari energi dan antusiasme para karyawan muda ini...

Semoga bermanfaat. Amin..

Memulai Bisnis Restoran Mobile

ide bisnis, peluang usaha makanan
PELAKU UKM - Mobil Makanan. Meskipun keberadaan mobil makanan telah dikenal selama beberapa tahun kebelakang, konsep ini semakin ramai dibicarakan di seluruh negeri. Banyak restoran yang ada sekarang ini juga mulai melirik aspek mobile untuk bisnis mereka, dan bagi pengusaha baru, mobil makanan menawarkan cara yang brilian untuk masuk ke bisnis makanan tanpa biaya yang terlalu besar.

Itulah sebabnya memulai bisnis makanan secara mobile adalah peluang yang sangat masuk akal:
  • Orang-orang menyukai kenyamanan. Dengan membawa bisnis Anda kepada mereka, apakah itu di tempat usaha mereka atau di tempat di mana orang, tentunya akan menarik perhatian orang pada bisnis Anda dan tentunya juga akan menarik pelanggan yang Anda inginkan.
  • Biaya rendah. Dengan menggunakan mobil makanan, tidak ada beban biaya sewa atau biaya "preman" yang harus Anda tanggung.
  • Biaya pemasaran yang rendah. Penyebaran melalui mulut ke mulut tentang bisnis Anda hampir sama seperti media sosial. Cerita sukses Keripik Ma Icih adalah salah satu contohnya.
Bagaimana cara untuk memulainya? Yang perlu Anda lakukan pertama kali adalah mencari tahu sebanyak mungkin tentang daerah mana yang ingin Anda jadikan lokasi berjualan. Karena tempat usaha Anda bersifat mobile, Anda mungkin perlu melakukan survey pada beberapa titik lokasi yang Anda anggap cocok. Cobalah berjalan-jalan di sekitar lokasi tersebut untuk sekedar mengamati daerahnya, berbicara dengan beberapa penjual makanan jalanan lokal.



Pikirkan juga mengenai konsep untuk bisnis mobil makanan Anda. Anda mungkin yang pertama di daerah Anda dalam jenis usaha seperti ini. Jika demikian, Anda bisa fokus pada jenis makanan tertentu, tergantung pada demografi daerah. Kemudian lakukan penyenyesuaian konstruksi mobil agar sesuai dengan kebutuhan Anda untuk memasak dan menyimpan makanan. Mobil makanan Anda harus bisa memiliki kegunaan yang multifungsi, karena selain berfungsi sebagai tempat berjualan juga sebagai dapur, dan lain sebagainya.

Jika penggunaan mobil dinilai terlalu mahal, Anda bisa beralih menggunakan motor roda tiga, seperti yang sekarang ini mulai banyak digunakan oleh penggerak bisnis mobil makanan. Selain lebih murah, motor jenis ini bisa mengapai daerah-daerah yang tidak bisa dilalui oleh mobil.

Biaya lainnya diantaranya biaya perlengkapan, keamanan, asuransi, retribusi resmi dari lokasi yang Anda tempati. Kebanyakan mobil makanan ini menginformasikan lokasi mereka melalui media sosial dan juga di situs web mereka. Bahkan ada juga yang sudah mulai membentuk komunitas pelanggan sendiri. Bisnis makanan secara mobile telah menjadi begitu populer di berbagai kota di Indonesia. Jangan sampai Anda tertinggal peluang ini.

Semoga bermanfaat. Amin..

Yin dan Yang Dalam Bisnis

"Functioning harmoniously together, right and left give birth to all techniques. The left hand takes hold of life and death; the right hand controls it. The four limbs of the body are the four pillars of heaven, and manifest the eight directions, yin and yang, inner and outer."
Morihei Ueshiba (1883-1969), The Founder of Aikido

PELAKU UKM - Yin dan Yang. Pada masa pemerintahan Dinasti Han di Cina, sekitar 200 tahun sebelum masehi, beberapafilsuf dan ahli pemikir Cina berusaha menghasilkan sebuah konsep unik, yang mereka sebut sebagai pemikiran tunggal. Pemikiran tunggal ini bukanlah sebuah agama dan juga bukan sebuah ideologi. Mereka ini sadar bahwa agama dan ideologi biasanya akan mudah diserang karat, dan memudar. Mereka membutuhkan sesuatu yang bisa dijadikan pegangan masyarakat luas, yang sifatnya lebih kekal. Maka timbullah konsep pemikiran tunggal yang menyatukan berbagai elemen dan aneka ajaran di Cina ini, yang kemudian dikenal sebagai yin dan yang. Intinya sedehana. Dunia selalu dipengaruhi 2 hal. Misalnya, positif dan negatif, ada dan tiada, aksi dan reaksi, dll.

anti marketing trik
Yin dan Yang sangat penting dalam bisnis
Walaupun berlawanan, keduanya menciptakan keseimbangan. Keduanya ada berkat interaksi satu sama lain. Namun pemikiran yang kelihatan sederhana ini pemahamannya cukup ruwet. Yang lua biasa, pemikiran tunggal ini dipakai hingga kini sebagai satu-satunya penjelasan atas semua kejadian.

Saya berkenalan dengan pemikiran tunggal ini saat membaca buku I-Ching sekitar 20 tahun lalu. Saat saya sedang berada dalam situasi kembali ke akar saya, dan berusaha mencari jati diri saya yang sesungguhnya. Berdasarkan buku I-Ching, saya mulai mengerti tentang perubahan, "Change Management". Sebuah aksi akan memicu adanya reaksi, dan sebaliknya. Menciptakan sebuah situasi yang terus bergerak secara dinamis. Kalau saja salah satu aksi dan reaksi mampu kita kendalikan, maka perubahan akan menjadi positif dan bermanfaat bagi kita, bukan perubahan yang tak terduga dan merusak.

Mentor saya, Mpu Peniti, menjelaskannya lebih inspiratif. Kata beliau, kemiskinan adalah bibit kaya raya. Juga sebaliknya, kekayaan adalah bibit kemiskinan. Secara sederhana, beliau menjelaskan bahwa kebanyakan wirausaha sukses dulunya justru banyak yang melarat dan berhasil memanfaatkan kemelaratannya sebagai motivasi untuk berbalik arah. Terbukti banyak yang akhirnya berjuang, tekun, rajin, dan bekerja keras hingga kaya raya.

Beliau benar. Jarang ada wirausaha sukses yang berasal dari keluarga kaya raya. Secara statistik lebih banyak pengusaha sukses datang dari keluarga miskin yang tidak memiliki apa-apa. Mereka mengalami sensasi melarat dan ingin keluar dari kemelaratannya. Sebaliknya yang kaya, sering kali tidak mengalami sensasi susah dan melarat. Kadang ada di antara mereka yang kurang hati-hati dalam berbisnis. Semuanya ingin diterobos, tidak jarang semua ingin dikerjakan, dan akhirnya berbalik bangkrut total. Dari peristiwa inilah saya mulai mengerti "yin dan yang".



Dalam pemasaran, situasinya juga sama, selalu ada marketing dan anti-marketing. Sebuah produk yang sukses tidak jarang berawal dari suatu kebuntuan dan kegagalan. Menurut Mpu Peniti, produk yang buntu dan gagal memiliki bibit sukses menjadi sebuah produk selanjutnya, atau sebaliknya.

Alkisah, Leonard Marsh dan Hyman Golden bermitra mendirikan perusahaan jasa pencuci jendela gedung. Keduanya kemudia ber-partner dengan Arnold Greenberg, membuat minuman soda dengan rasa apel, bermerek Snapple. Mereka menolak mengemas minuman itu dalam kaleng dan plastik. Agar kualitas dan cita rasanya terjaga, minuman tersebut harus dikemas secara eksklusif dalam botol. Produk ini dijajakan ke toko-toko khusus yang menjual produk-produk makanan kesehatan dan juga beberapa pompa bensin di sekitar New York. Biarpun produk mereka berkualitas luar biasa, usaha mereka tersendat.

Snapple
Snapple's Mango Madness
15 tahun kemudian, mereka menciptakan produk varian baru, teh dengan rasa buah. Mereka akhirnya berpikir secara "yin dan yang". Produk mereka yang sangat berkualitas sangat positif, harus mendapat energi negatif untuk trik pemasarannya. Hal pertama yang mereka lakukan adalah memberi nama produk yang lebih edan dan eksentrik, seperti "Mango Madness". Lalu "anti-marketing" untuk mempromosikan produk mereka itu. Secara mengejutkan mereka memilih seorang tokoh yang terkenal sangat ngawur, yaitu Howard Stern untuk mempromosikan produk mereka.

Howard Stern adalah energi total negatif. Di Amerika, Stern terkenal sebagai penyiar radio yang eksentrik dan nyeleneh. Ia sering kena denda karena acaranya dianggap vulgar, porno, jorok, dan mesum. Misalnya, Howard Stern keap mengadakan lomba kentut diacaranya. Ia juga pernah meminta tokoh yang diwawancarainya untuk masturbasi di studio. Walaupun sangat negatif, Stern punya banyak penggmar. Howard Stern sendiri merasa sangat tersanjung. Maklum, cuma orang gila pula yang mau mempercayakan dirinya untuk mempromosikan sebuah produk. Howard Stern mati-matian mempromosikan Snapple.

Perpaduan Snapple dan Howard Stern yang bernuansa yin dan yang, membuahkan hasil luar biasa. Penjualan Snapple meroket cepat. Tahun 1994, Snapple dijual ke perusahaan Quaker Oats senilai US$ 1,7 miliar. Harga yang mencengangkan banyak orang saat itu. Memadukan yin dan yang, untuk mencapai keseimbangan hasil, bukan pekerjaan enteng, perlu keberanian dan kearifan untuk memadukannya. Tapi, kalau pertalian yin dan yang berhasil diciptakan, hasilnya akan luar biasa dahsyat. Tak terbayangkan !

~ Oleh Kafi Kurnia, Penulis buku BIANG PENASARAN ~
552ed4de161eaa79ece9ff7615b03e5120839cdeabf336d910