| Infomasi Bisnis | Video Tutorial | Tips Bisnis | Bedah Peluang Usaha |

edoms

Adsense

Mengatasi Masalah Modal Usaha #3 (selesai)

modal usaha
PELAKU UKM. Pada sesi akhir ini kami lanjutkan pembahasan mengenai beberapa cara yang bisa Anda tempuh dalam mengatasi masalah permodalan usaha bagi Anda pelaku usaha pemula maupun yang ingin melakukan pengembangan usaha.

Silahkan disimak :

Ketujuh, Koperasi simpan pinjam bisa menjadi alternatif yan baik untuk memperoleh modal. Caranya adalah dengan mendaftar sebagai anggota koperasi simpan pinjam. Setelah menjadi anggota, Anda bisa meminjam di koperasi tersebut dengan persyaratan yang ringan. Ada yang mensyaratkan jaminan tambahan, ada juga yang tidak.

Kedelapan, kredit tanpa agunan yang ditawarkan banyak bank bisa dimanfaatkan untuk memperoleh modal. Namun bank-bank tersebut umunya membidik karyawan yang memiliki pendapatan tetap atau gaji bulanan. Bila anda atau pasangan Anda juga seorang karyawan, tidak ada salahnya mencoba mengambil kredit tanpa agunan sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan untuk memuai atau memperbesar usaha.

Kesembilan, bila usaha Anda sudah berjalan dengan baik, Anda dapat mendatangi beberapa bank seperti BRI, BAnk MAndiri, BNI, Bank danamon, BPR-BPR, dan bank-bank yang melayani kredit usaha mikro dan kecil. Bank-bank tersebut akan melayani jika kita telah memiliki usaha yang telah berjalan dengan baik. Mereka memiliki kredit usaha mikro dan kecil dengan dan tanpa agunan. Bila kredit di bawah 5 juta, umunya tanpa agunan tambahan.

Kesepuluh, bila usaha sudah berjalan dengan baik, untuk semakin memperkuat permodalan guna mengembangkan usaha, Anda bisa menghubungi BUMN seperti Pertamina, BRI, Bank MAndiri, Telkom, Jasa Marga, serta BUMD seperti Bank Jabar, BAnk Jateng, dll.

Mereka memiliki program kemitraan dan bina lingkungan. Mereka diwajibkan oleh pemerintah untuk membina dan membantu usaha mikro, kecil, dan menengah, baik aspek permodalan, pelatihan, sarana produksi maupun aspek teknis lainnya. Cobalah untuk menghubungi bagian PKBL (Program Kemitraan dan Bina Lingkungan) dari perusahaan BUMN maupun BUMD tersebut. Tanyakan syarat dan cara untuk memperleh bantuan dan binaan dari BUMN serta BUMD.

Kesebelas, bila ide usaha Anda inovatif, memiliki kandungan teknologi atau cara yang original dan memiliki potensi keuntungn yang cukup besar, Anda dapat menghubungi perusahaan modal ventura di kota-kota besar. Anda bisa search di internet mengenai dimana dan bagaimana menghubungi perusahaan-perusahaan ini.

Bila langkah-langkah yang telah kami utarakan sejak 2 sesi sebelumnya hingga sesi kali ini tidak menyelesaikan masalah permodalan Anda, ada kemungkinan bahwa ide bisnis Anda sebenarnya berada diluar kemampuan yang Anda miliki (dari segi permodalan). Ada baiknya Anda mencoba untuk mencari bisnis yang sesuai dengan sumber daya yang Anda miliki dan bisa Anda manfaatkan. Cari alternatif bisnis lain dan jangan putus asa karena sebenarnya setiap orang memiliki satu hal yang penting dalam berusaha, yakni keberanian untuk mengawali usaha. Tdak ada kamus "gagal" bagi yang berjiwa wirausaha sejati.


Demikian.
Semoga bermanfaat. Amin..

Mengatasi Masalah Modal Usaha #2

modal usaha
PELAKU UKM.  Melanjutkan artikel sebelumnya mengenai bagaimana Anda para pengusaha pemula atau yang ingin mengembangkan usaha bisa mengatasa permasalahan modal usaha, berikut ini beberapa langkah yang bisa Anda lakukan :

Keempat, Anda bisa coba untuk meminjam uang pada orangtua, snak saudara, ataupun teman dekat Anda. Utarakn bak-baik mengenai perencanaan dan juga studi kelayakan kecil-kecila yang sudah Anda lakukan sebelumnya. Yakinkan mereka bahwa bila usaha berjalan dengan baik, uang akan dikembalikan dalam waktu lebih cepat dan anda akan memberikan bagi hasil atas modal yang dipinjamkan.

Kelima, bila Anda tidak keberatan untuk menjalankan usaha besama orang lain, Anda bisa mencoba untuk mengajak orang lain sebagai pemodal atau mitra kerja. Yakinkan mereka dengan rencana usaha dan studi kelayakan usaha yang telah dibuat. Berikan mereka gambaran yang jelas mengenai potensi keuntungan dan potensi kerugian dalam menjalankan usaha tersebut. Mengapa? Karena, bila Anda jujur, mereka akan menghargai kejujuran kita dan kemungkinan berhasil akan lebih tinggi.

Hal ini juga baik untuk dilakukan bila dikemudian hari ternyata usaha Anda mengalami kegagalan, sehingga mitra kerja sudah mendapatkan informasi dan sudah melakukan langkah persiapan mental maupun antisipasi kegagalan.

Keenam, Bila langkah diatas belum brhasil atau belum mencukupi, cobalah untuk menginventarisasi kembali harta yang dimiliki. Mungkin Anda memiliki emas, surat berharga, motor, mobil, barang elektronik, dan barang berharga lainnya.

Cobalah datang ke Pegadaian. Gadaikan barang yang kita miliki tersebut. Pegadaian dapat melayani kebutuhan permodalan kita dengan sangat cepat hanya dalam waktu 15 menit dengan bunga yang cukup bersaing. Perhatikan jangka waktu kredit dan masa tebusnya. Jangn sampai melewati batas waku tersebut, karena barang iliki kita dapat dilelang oleh pegadaian dan Anda akan mengalami kerugian.

Sebelumnya == oo0oo == Selanjutnya

Semoga bermanfaat. Amin...

Mengatasi Masalah Modal Usaha #1

modal usaha
PELAKU UKM. Kita sudah bertekad akan memulai suatu usaha. Ide bisnis telah ada, perencanaan sudah dibuat, studi kelayakan sudah dilakukan. Namun sayang, ketika menghitung antara keseluruhan modal (investasi dan modal kerja) dengan seluruh uang tunai yang dimiliki, ternyata masih kurang.

Salah satu kendala klasik yang sering dihadapi ketika memulai suatu usaha atau mengembangkan usaha adalah kurangnya modal atau dana yang dimiliki. Apa yang harus dilakukan? Bagaimana memperolehnya? Tidak ada salahnya Anda melakukan langkah-langkah berikut ini :

Pertama, cobalah untuk mengamati kembali kebutuhan dana investasi yang akan dilakukan. Periksa item demi item biaya investasi yang diperlukan. Haruskah Anda mengeluarkan uang untuk alat-alat, perlengkapan, ruang usaha, dan lain-lain? Jika Anda memiliki orangtua, sanak saudara, teman dekat, tetangga, tidak ada salahnya Anda meminjam dulu untuk kebutuhan investasi. Bicarakan dengan baik-baik, utarakan bahwa Anda membutuhkan barang-barang tersebut, tapi kekurangan modal.

Terakhir, tentunya minta tolong kepada mereka agar Anda dapat memanfaatkan barang yang Anda perlukan tersebut. Bila pendekatan Anda baik, Anda mungkin bisa dipinjami barang tersebut, dengan catatan mereka tidak terlalu memerlukan barang tersebut. Jika tidak boleh meminjam, mungkin Anda bisa menawarkan untuk kemungkinan membeli dengan harga murah, atau membayar dengan cara dicicil bila usaha Anda telah berjalan.

Demikian juga dengan ruang usaha, cobalah untuk menawar dengan membayar secara dicicil. Prinsipnya adalah, Anda jangan mengeluarkan sekaligus di awal.

Kedua, untuk modal kerja, Anda bisa memanfaatkan keleluasaan yang biasa diberikan oleh penjual saat Anda membeli bahan baku dan juga bahan penunjang. Binalah hubungan yang baik dengan mereka, sebelum memulai usaha maupun selama Anda menjalankan usaha. Bila mereka percaya, Anda bisa diberi keleluasaan dalam cara pembayaran. Ada yang memberikan tempo, pagi mengambil barang kemudian sore dibayar, atau pembayaran kredit selama 1 minggu, 1 bulan, bahkan 3 bulan.

Semua itu akan memperingan modal kerja yang Anda perlukan. Namun Anda tetap harus waspada, apa mereka memberikan harga yang wajar? Penjual umumnya memerikan potongan harga bila Anda membeli secra tunai dan atau membeli dalam jumlah yang banyak.

Ketiga, bila Anda memiliki pegawai, tawarkan kepada mereka dengan sistem bagi hasil. Bila modal kecil dan masih belum berjalan dengan lancar, gaji karyawan dengan sistem gaji tetap akan memberatkan Anda. Bila mereka tidak mau dengan sitem bagi hasil, tawarkan dengan pola kombinasi. Caranya, sebagian dengan gaji tetap minimal, ditambah dengan tambahan bonus jika mencapai target penjualan.


Semoga bermanfaat. Amin..



Ilmu Usaha Yang Bisa Didapat Dari YouTube #1

ide bisnis
PELAKU UKM. Banyak ilmu usaha yang sebenarnya bisa dengan mudah kita peroleh secara gratis tanpa perlu membayar biaya apapun, karena yang dibutuhkan hanyalah kemauan untuk menyimak dan belajar. Anda bisa memperolehnya dari YouTube.

YouTube adalah sebuah situs video blogging paling terkenal dan paling banyak dikunjungi di dunia sekarang ini. Tentu Anda bisa memperoleh banyak hal dari sekedar menyimak video-video yang ada di dalamnya.

Pada sesi kali ini kami ingin mencoba memberikan sedikit pencerahan bagi Anda untuk memilih beberapa usaha yang bisa Anda pelajari langsung hanya dengan menyimak video-video di YouTube, dan Anda bisa langsung mempraktekkannya dan mulai merintis usaha kecil Anda

1. Terapi Pijat

Anda mungkin tidak tahu bahwa potensi usaha terapi pijat ternyata memiliki nilai bisnis yang cukup tinggi. Pijat memang sering dipandang sebelah mata oleh masyarakat, terlebih karena citra pijat memang selama ini cukup kental dengan bisnis nafsu, alias prostitusi terselubung. Tapi Anda tidak perlu khawatir. Tidak semua orang mencari layanan pijat untuk hal semacam itu.

terapi pijat
Terapi pijat sekarang ini terbilang merupakan bisnis jasa yang tanpa modal, karena Anda yang ingin memulai bisnis ini cukup memiliki modal pengetahuan mengenai teknik memijat, dan Anda siap untuk memulai usaha ini.

Jika Anda mengira bahwa untuk menguasai ilmu memijat ini Anda harus kursus atau berguru pada sebuah lembaga pendidikan, itu adalah pilihan Anda. Anda boleh melakukannya, jika Anda memang memiliki budget untuk mmbayar biaya kursus pijat, sebab memang sekarang ini lembaga pendidikan pijat sudah cukup mudah ditemukan. Tapi jika Anda ingin menempuh cara yang lebih mudah dan murah, Anda bisa mempelajari berbagai ilmu pijat ini di YouTube.

Setelah Anda memasukkan kata kunci yang Anda pilih untuk melajar mengenai teknik pijat, maka akan ada banyak teknik pijat yang bisa Anda simak dan Anda pelajari. Untuk teknik pijat tradisional Indonesia, Anda bisa memasukkan kata kunci "Pijat tradisional", atau untuk hasil yang lebih beragam dari seluruh dunia, Anda bisa memasukkan kata kunci "massage technique" atau "massage theraphy".

Mempelajari beberapa macam teknik pijat dari YouTube memang menyenangkan, sekaligus bisa memperkaya wawasan Anda mengenai berbagai teknik pijatan, karena nantinya pasien Anda tentu akan mengajukan berbagai macam permintaan pijatan.

Uji kemampuan Anda

Semua jenis usaha memiliki tujuan yang sama : Kepuasan konsumen. Itu akan menjadi fokus utama Anda dalam menjalankan usaha. Karena konsumen yang tidak puas akan sangat kecil kemungkinan untuk menjadi pelanggan Anda.

Anda adalah pemain baru dalam bisnis ini. Ada baiknya Anda melakukan riset terlebih dahulu. Anda uji dulu kemampuan yang Anda dapat dari mempelajari berbagai teknik pijatan tersebut, apakah sudah pas, apakah tenaga yang Anda berikan terlalu pelan, terlalu keras, atau sudah cukup. Anda bisa melakukan uji coba tersebut pada keluarga Anda dahulu sebelum pada orang lain.

Pemasaran
  • Spanduk/Banner
Anda bisa memasang spanduk atau banner di depan rumah Anda agar bisnis Anda diketahui orang, minimal oleh para tetangga, atau orang-orang yang lewat di depan rumah Anda.
  • Selebaran
Meskipun terbilang agak mahal dari segi biaya, promosi lewat selebaran bisa Anda coba untuk hari-hari tertentu, seperti misalnya pada momen car free day, karena umumnya orang-orang berkumpul melakukan olahraga. Waktu ang tepat untuk mempromosikan usaha Anda.
  • Internet
Tidak bisa dipungkiri lagi, internet merupakan sebuah tool yang harus dimiliki oleh hampir semua jenis usaha, termasuk bisnis terapi pijat yang sedang Anda rintis. Anda bisa mempelajari berbagai tips pemasaran lewat internet di banyak situs marketing.

Memperluas wawasan

Bisnis terapi pijat merupakan salah satu cabang usaha jasa yang mengharuskan Anda untuk bertemu dengan banyak orang dari berbagai latar belakang, baik dalam ekonomi, pendidikan, pekerjaan, juga minat. Untuk mnciptakan suasana yang nyaman, Anda harus memperkaya wawasan Anda. Jadikan hal tersebut sebagai salah satu pelayanan Anda. Bisa Anda bayangkan bagaimana jika sedang memijat, pasien Anda mengajak Anda mengobrol soal suatu tema dan Anda tidak bisa mengimbangi, bukankah sepanjang sesi pemijatan itu akan terasa membosankan bagi pasien Anda bukan?

Perluas wawasan Anda. Percayalah, bahwa dengan sekedar menguasai tema obrolan, Anda juga bisa memenangkan hati konsumen, dan bukan tidak mungkin akan segera berubah menjadi pelanggan stia Anda.

Demikian.
Semoga bermanfaat. Amin...